Logo Background RSS

Konsep Pembelahan sel

  • Written by pakdejackpakdejack 2 Comments2 Comments Comments
    Last Updated: August 20th, 2008

    Tujuan Pembelahan Sel

    Sel merupakan struktur terkecil dari makhluk hidup, oleh karena itu sel sangat menentukan fungsi dan bentuk dari organ atau jaringan yang disusunnya. Kumpulan dari banyak sel dengan struktur dan fungsi yang sama disebut jaringan dan kumpulan jaringan dengan tujuan fungsi tertentu disebut organ.

    Untuk bisa mencapai jumlah banyak, sel melakukan pembelahan. Pembelahan sel mempunyai tujuan sebagai berikut :

    • Regenerasi sel-sel yang rusak/mati
    • Pertumbuhan dan perkembangan
    • Berkembang biak (reproduksi)
    • Variasi individu baru

    Macam-macam Pembelahan Sel

    Terdapat 3 macam pembelahan sel dengan tujuan dan fungsi yang berbeda, yaitu :

    1. Pembelahan Mitosis

    Pembelahan mitosis adalah pembelahan sel dimana sel anak identik dengan sel induk. Tahapan pembelahan mitosis sebagai berikut :

    Mitosis

    gambar 1.1 : tahapan pembelahan mitosis

    Dari gambar diatas diketahui bahwa sel anak dan sel induk identik dan mempunyai jumlah kromosom yang sama.

    mitosis fase

    gambar 1.2 : tahapan pembelahan mitosis dan check point

    2.

    Pembelahan Meiosis

    Meiosis atau pembelahan reduksi adalah pembelahan dengan proses yang hampir sama dengan pembelahan mitosis namun pada meiosis terjadi pngurangan (reduksi) jumlah kromosom. Meiosis terbagi menjadi 2 tahapan besar yaitu meiosis I dan meiosis II, masa istirahat antara keduanya disebut interfase.

    Sel somatik manusia terdiri dari 46 kromosom (23 pasang kromosom), setengah berasal dari tiap orang tua. Masing-masing dari 22 autosom maternal memiliki kromosom paternal yang homolog. Pasangan kromosom ke 23 adalah kromosom seks yang menentukan jenis kelamin seseorang,

    Sel ovum dan sperma hanya mempunyai setengah kromosom (haploid / n), apabila ovum dan sperma bersatu (fertilisasi) akan terbentuk zigot diploid (2n) yang akan tumbuh menjadi individu baru dengan gen hasil kombinasi dari ovum dan sperma. Tahapan pembelahan meiosis sebagai berikut :

    meiosis

    gambar 2.1 : tahapan pembelahan meiosis

    meiosis1

    gambar 2.2 : tahapan pembelahan meiosis I dan II

    mitosis vs meiosis

    gambar 2.3 : perbedaan tahapan meiosis dan mitosis

    Gangguan Pembelahan Meiosis

    Kesalahan selama pembelahan meiosis dapat merubah :

    1. Jumlah kromosom per sel
    2. struktur tiap kromosom

    Kedua kesalahan diatas bisa berakibat pada fenotip (sifat yang muncul pada individu).

    2.1. Kesalahan Jumlah kromosom

    Nondisjunction meiosis dapat terjadi jika homolog gagal berpisah selama anafase M-1 dan kromatid gagal berpisah selama M-2 yang pada akhirnya gamet memiliki jumlah kromosom yang abnornal.

    Terdapat 2 gangguan jumlah kromosom :

    1. Aneuploid

    • Trisomik (2n+1)
    • Monosomik (2n-1)

    2. Poliploid

    • Triploid (3n)
    • Tetraploid (4n)

    2.2 Kesalahan Struktur Kromosom

    Perubahan struktur kromosom dapat menyebabkan terjadinya empat macam struktur, yaitu :

    • Delesi
    • Duplikasi
    • Inversi
    • Translokasi

    a. Delesi

    duplikasi

    b. Duplikasi

    duplication

    c. Inversi

    inversi

    d. Translokasi

    translokasi

    3. Pembelahan Amitosis

    Amitosis adalah reproduksi sel di mana sel membelah diri secara langsung tanpa melalui tahap-tahap pembelahan sel. Pembelahan cara ini banyak dijumpai pada sel-sel yang bersifat prokariotik, misalnya pada bakteri, ganggang biru.

    Pembelahan amitosis sengaja tidak dibahas disini karena tidak terjadi pada manusia.

  1. #1 dargombes
    October 15th, 2008 at 10:27 pm

    koq amitosis gak di bahas sih? padahal lg butuh yang amitosis

    Post ReplyPost Reply
  2. #2 caca
    October 27th, 2008 at 6:18 pm

    atepp! pusing bgd gw

    Post ReplyPost Reply